Kamis, 05 April 2012

Jaringan 5 Gedung 5 Lantai



Cara perhitungan subnetting pada rancangan ini sama dengan posting sebelum nya jadi tidak perlu ditulis ulang ,pada rancangan ini IP/lantai langsung dituliskan

Gedung 1
Lantai 1
Net  address  192.168.1.0/26   , 4 subnet 62 host
Ip ruang 1           :  192.168.1.1 - 192.168.1.40
Ip ruang 2           :  192.168.1.65 - 192.168.1.105
Ip ruang 3           :  192.168.1.129 - 192.168.1.169
Ip ruang 4           :  192.168.1.193 - 192.168.1.233

Lantai 2
Net Addres 192.168.2.0/26  , 4 subnet 62 host
Ip ruang 1           :  192.168.2.1 - 192.168.2.40
Ip ruang 2           :  192.168.2.65 - 192.168.2.105
Ip ruang 3           :  192.168.2.129 - 192.168.2.169
Ip ruang 4           :  192.168.2.193 - 192.168.2.233

Lantai 3
Ip ruang 1           :  192.168.3.1 - 192.168.3.40
Ip ruang 2           :  192.168.3.65 - 192.168.3.105
Ip ruang 3           :  192.168.3.129 - 192.168.3.169
Ip ruang 4           :  192.168.3.193 - 192.168.3.233

Lantai 4
Ip ruang 1           :  192.168.4.1 - 192.168.4.40
Ip ruang 2           :  192.168.4.65 - 192.168.4.105
Ip ruang 3           :  192.168.4.129 - 192.168.4.169
Ip ruang 4           :  192.168.4.193 - 192.168.4.233

Lantai 5
Ip ruang 1           :  192.168.5.1 - 192.168.5.40
Ip ruang 2           :  192.168.5.65 - 192.168.5.105
Ip ruang 3           :  192.168.5.129 - 192.168.5.169
Ip ruang 4           :  192.168.5.193 - 192.168.5.233


Ip Router
Net  address  192.168.26.0/29, subnet mask  11111111.11111111.11111111.11111000 (255.255.255.248).
Jumlah subnet 32, 8 host/ subnet
Berikut IP yang bisa di pakai dalam setting router
192.168.26.0 192.168.26.1 - 192.168.26.6 192.168.26.7
192.168.26.8 192.168.26.9 - 192.168.26.14 192.168.26.15
192.168.26.16 192.168.26.17 - 192.168.26.22 192.168.26.23
192.168.26.24 192.168.26.25 - 192.168.26.30 192.168.26.31
192.168.26.32 192.168.26.33 - 192.168.26.38 192.168.26.39
192.168.26.40 192.168.26.41 - 192.168.26.46 192.168.26.47
192.168.26.48 192.168.26.49 - 192.168.26.54 192.168.26.55
192.168.26.56 192.168.26.57 - 192.168.26.62 192.168.26.63
192.168.26.64 192.168.26.65 - 192.168.26.70 192.168.26.71
192.168.26.72 192.168.26.73 - 192.168.26.78 192.168.26.79
192.168.26.80 192.168.26.81 - 192.168.26.86 192.168.26.87
192.168.26.88 192.168.26.89 - 192.168.26.94 192.168.26.95
192.168.26.96 192.168.26.97 - 192.168.26.102 192.168.26.103
192.168.26.104 192.168.26.105 - 192.168.26.110 192.168.26.111
192.168.26.112 192.168.26.113 - 192.168.26.118 192.168.26.119
192.168.26.120 192.168.26.121 - 192.168.26.126 192.168.26.127
192.168.26.128 192.168.26.129 - 192.168.26.134 192.168.26.135
192.168.26.136 192.168.26.137 - 192.168.26.142 192.168.26.143
192.168.26.144 192.168.26.145 - 192.168.26.150 192.168.26.151
192.168.26.152 192.168.26.153 - 192.168.26.158 192.168.26.159
192.168.26.160 192.168.26.161 - 192.168.26.166 192.168.26.167
192.168.26.168 192.168.26.169 - 192.168.26.174 192.168.26.175
192.168.26.176 192.168.26.177 - 192.168.26.182 192.168.26.183
192.168.26.184 192.168.26.185 - 192.168.26.190 192.168.26.191
192.168.26.192 192.168.26.193 - 192.168.26.198 192.168.26.199
192.168.26.200 192.168.26.201 - 192.168.26.206 192.168.26.207
192.168.26.208 192.168.26.209 - 192.168.26.214 192.168.26.215
192.168.26.216 192.168.26.217 - 192.168.26.222 192.168.26.223
192.168.26.224 192.168.26.225 - 192.168.26.230 192.168.26.231
192.168.26.232 192.168.26.233 - 192.168.26.238 192.168.26.239
192.168.26.240 192.168.26.241 - 192.168.26.246 192.168.26.247
192.168.26.248 192.168.26.249 - 192.168.26.254 192.168.26.255


Read more

Rabu, 21 Maret 2012

Java API

Ada tiga jenis Bahasa Pemrograman Java Application Programming Interfaces (API) :
  • inti resmi Java API, yang terdapat dalam JDK atau JRE , dari salah satu edisi dari Java Platform . Ketiga edisi dari Java Platform adalah Java ME (Micro edition) , Java SE (Standard edition) , danJava EE (Enterprise edition) .
  • resmi API opsional yang dapat didownload secara terpisah. Spesifikasi API ini didefinisikan sesuai dengan Spesifikasi Jawa Request (JSR), dan kadang-kadang beberapa API ini yang kemudian dimasukkan dalam API inti dari platform (contoh yang paling terkenal dari jenis ini adalah swing ).
  • tidak resmi API, yang dikembangkan oleh pihak ketiga, tetapi tidak berhubungan dengan JSRs.
Pihak ketiga dapat dengan bebas mengimplementasikan spesifikasi JSR untuk sebuah API resmi (bahkan untuk API inti dari bahasa), memberikan bahwa mereka menyesuaikan diri dengan Teknologi Kompatibilitas Kit (TCK) untuk JSR ini (TCK adalah paket tes yang memeriksa kesesuaian implementasi untuk JSR). Hasil kebebasan ini adalah bahwa API resmi banyak memiliki implementasi yang lebih dari Sun implementasi Referensi (RI).
Nah, berikut ini adalah laporan praktikum pengenalan JAVA API

Read more

Jumat, 16 Maret 2012

Rancangan Jaringan



Subnetting untuk rancang jaringan diatas           :
Untuk Rancang jaringan diatas diperlukan Subnetting dengan Network Address 192.168.1.0/26
Analisa:
192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi total subnetnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet
192.168.1.0
192.168.1.64
192.168.1.128
192.168.1.192
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.65
192.168.1.129
192.168.1.193
Host Terakhir
192.168.1.62
192.168.1.126
192.168.1.190
192.168.1.254
Broadcast
192.168.1.63
192.168.1.127
192.168.1.191
192.168.1.255
Nah, berdasarkan perhitungan di atas bias kita ambil IP address yang bias kita pakai pada rancang jaringan diatas
Pada ruang 1  : IP yang bisa di pakai adalah 192.168.1.1 - 192.168.1.62 
Pada ruang 2  : IP yang bisa di pakai adalah 192.168.1.65 - 192.168.1.126
Pada ruang 3  : IP yang bisa di pakai adalah 192.168.1.129 - 192.168.1.190




Read more

Rabu, 07 Maret 2012

Hosting Gratis

Space 350MB space, 15GB bandwidth, No banner
Didukung control panel menggunakan Vista Panel, MySQL, PHP, FTP, Free subdomain (username.phpnet.us). Cocok digunakan untuk e-commerce shop, galeri foto pribadi atau sistem bisnis manajemen konten. Dari tampilan halaman bagian bawah situs ini, Anda akan menemukan banyak sekali hosting gratisan yang serupa dengan PHPNet.us


Space 100 MB, Bandwidth 1000 MB, No banner
Host Paket hosting gratis di situs ini mendukung Microsoft FrontPage dan Dreamweaver. Juga menyediakan layanan yang lengkap, seperti Website Builder, Blog, Gallery dan WebForum.


Space 200 MB, Bandwidth 5 GB, No Banner
Hostingan ini mendukung PHP, Perl, CGI dan MySQL, 5 account email khusus website anda dan banyak lagi.


Space 250 MB, Bandwidth 6 GB, No banner
Tampilan situs ini mirip dengan My-PHP.net, mungkin saja mereka pernah satu jurusan di perkuliahan. Bahkan Kuota dan Fitur pun menyerupai My-PHP.net. Jika Anda pernah mencoba layanan My-PHP.net, seperti itulah kualitas layanan yang diberikan HyperPHP.com.


Space 300 MB, Bandwidth 6 GB, No banner
Hostingan ini patut dicoba, layanannya lumayan bagus. Support FTP account, Unlimited POP email accounts, Fantastico type installer, VistaPanel Control Panel, 5 MySQL databases.


Space 25 MB, Bandwidth 2 GB, No banner
Support email gratis berbasis web, data backup gratis, control panel web, guest book, file manager, online website builder dan banyak lagi.
Space 50 MB, Bandwidth 1 GB, No banner
Layanan hostingan ini lumayan bagus. Belum banyak netter indonesia yang mengenal hostingan ini, mungkin karena fitur-fiturnya yang kurang lengkap. Seperti tidak didukungnya fitur FTP Access dan blog WordPress Script.
Space 100 MB, Bandwidth 1 GB, No banner
Sebanyak 120 ribu subdomain telah tercipta dari situs ini, layanannya belum kami ketahui karena kami belum pernah mencobanya. Tapi, tak ada salahnya jika Anda mencoba layanan hostingan ini. Menurut informasi dari ?mbah Google? JustFreeHost.com kurang menarik untuk dijadikan hostingan situs resmi, lebih asyik jika hanya dimanfaatkan untuk latihan membuat situs, walhasil? banyak dari situs-situs koleksi JustFreeHost.com terlantar dan tidak dihiraukan.
Space 300 MB, Bandwidth 10 GB, No banner
Ni salah satu hostingan terbaik dengan fitur paling banyak dari standar hosting gratisan, Anda bisa menikmati layanan Auto Script yang lengkap dan mendukung Joomla, Vista Panel, Full ht.access, Monitor websites, Full FTP Access, Blog, forum, Layanan 24 Jam with Live chat dan Free Bonus Extras.
Space 300 MB, Bandwidth 10 GB, No banner
Fitur yang akan Anda dapatkan dari hostingan ini : Vista Panel, Web mail, PHP Flags manager, POP email accounts, 7 MySQL databases, Automatic installer (29 scripts), Password protected folders, 5 Add-on domains, FTP account, Php MyAdmin, 5 Sub domains, File manager (browser upload)
Space Unlimitted, Bandwidth Unlimitted, no banner,
Hosting gratisan yang ini memang menghebohkan, menyediakan layanan serba unlimitted, udah gitu tanpa banner. Syaratnya, anda Cuma diharuskan memiliki domain.com, selain domain.com anda tidak bisa menggunakan layanan hostingan gratisan ini.
Space MB , Bandwidth 1027 MB, No banner
Salah satu hosting gratisan terbaik milik indonesia. Kami sudah pernah mencoba layanan hostingan ini. Yang patut di acungi jempol adalah control panelnya menggunakan Vista Panel. Tapi sayang, agak lemot saat login ke control panelnya, mungkin akibat dari banner-banner iklan yang banyak ditampilkan di control panel.
Space 5 GB, Bandwidth 100 GB, no banner
Ni hostingan tergolong masih baru, baru berdiri tahun 2008. Tapi jangan salah sangka, walaupun masih baru berdiri di tahun 2008, hostingan ini menjadi menarik dengan tersedianya ht.access bagi para reseller mania. Agak sulit memang mencari hostingan gratis yang tersedia layanan ht.access. Untuk mendapatkan hosting gratisan OxyHost.com, sebelumnya anda diharuskan menjadi member OxyTown.com. Setelah mendaftar menjadi member, kemudian Anda akan diberikan no keanggotaan. No tersebut berguna saat mengisi formulir pendaftaran OxyHost.com. Bagi yang tidak mengerti bahasa inggris mungkin akan kesulitan mencari letak no keanggotaan tersebut. Agak tersembunyi di antara Postingan Forum.
Space 20 GB, Bandwidth 200 GB, no banner
Ada lagi layanan hostingan yang bagus, namanya Fusedtree.com, space yang besar dan bandwidth yang besar, menjadikan hostingan ini faforit di luar negri (selain negara indonesia tentunya). Tapi, sayangnya Fusedtree.com terlihat kurang profesional, terbukti dari email layanannya yang masih menggunakan google mail.
Space 10 GB, Bandwidth 100 GB, No banner
Memiliki fitur PHP 5, SQL support, Installer Script, Free web statistic, Website Builder instant activation, dan lain-lain.

16. T35.com

Space Unlimitted, Bandwidth Unlimitted, No banner
Ini juga layanan hostingan serba Unlimitted, entah kenapa banyak yang berminat menggunakan hosting gratisan ini. Layanannya lumayan baik. Beberapa pengguna internet di indonesia juga lumayan banyak menggunakan layanan situs ini, tapi tak sedikit pula yang kemudian menelantarkan account mereka. Kebanyakan para netter menggunakan situs ini untuk coba-coba.
Space 7 GB, Bandwidth 100 GB, No banner
Layanan dari hostingan ini cukup baik, keluhan Anda siap dilayani selama 7?24 jam.
Space 2GB, Bandwidth Unlimitted, No banner
Layanan hostingannya terlihat lebih profesional. Anda bisa mencobanya. Situs ini dilengkapi fitur PHP5, FTP access, MySQL & PostgreSQL, dan 2 pilihan gratisan lainnya dengan layanan yang berbeda.
Space Unlimitted, Bandwidth Unlimitted, No banner
Situs dengan Layanan Unlimitted pertama kali di internet ini lumayan banyak peminatnya (selain pengguna internet di indonesia). Tapi sayang, layanannya kurang memuaskan. Anda memang mendapatkan layanan Unlimitted, tapi anda tidak bisa meng-upload file ke control panel ?file manager?. Lalu apa gunanya layanan unlimitted???
Jika Anda berminat dan ingin menggunakan layanan situs ini, setelah memiliki account, Anda tidak perlu lagi meng-upload file-file milik anda, cukup menggunakan Fantastisco Auto Installer, dan kemudian install tampilan situs yang Anda inginkan.

Read more

Rabu, 15 Februari 2012

Konsep Dasar Pemrograman Berbasis Jaringan JAVA

 Pemrograman dengan Java

Java sebagai salah satu bahasa pemrograman baru menjanjikan banyak kemudahan bagi programer junior maupun senior. Tutorial ini akan membawa Anda mengenal lebih jauh bahasa ini melalui pembahasan konsep model perancangan dan petunjuk sederhana penggunaannya.

Apakah Java?

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan ­platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer­­. Bahasa ini juga dirancang untuk pemrograman di Internet sehingga dirancang agar aman dan portabel.

Platform Independent

Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.
JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.
Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. JDK ini dapat didownload gratis dari situs java.sun.com. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja. Namun untuk mengeksekusi applet (sebuah bytecode Java juga) Anda biasanya tidak perlu lagi mendownload JRE karena browser yang Java-enabled telah memiliki JVM sendiri.

Library

Selain kompiler dan interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah Anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.

OO

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Namun Java sendiri telah mengimplementasikan berbagai fasilitas agar seorang programer dapat mengoptimalkan teknik pemrograman berorientasi objek.
Sedikit perbandingan tambahan dengan bahasa C dan C++, Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya. Hal ini mempermudah programer pemula untuk mempelajari Java namun mengurangi keleluasaan programer berpengalaman dalam mengutak-atik sebuah program. Di balik kemudahan yang ditawarkan Java, luasnya fasilitas library Java sendiri membuat seorang programer membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dapat menguasai penggunaan library-library tersebut.

Memulai Pemrograman Java

Untuk membuat program Java, seperti telah disebutkan sebelumnya, Anda membutuhkan JDK. Proses instalasi JDK tersebut sangat mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan tertentu. Namun untuk menggunakannya Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian dengan sistem operasi Anda. Umumnya yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan path ke direktori JDK Anda ke setting path pada sistem operasi Anda. Misalkan direktori JDK Anda adalah C:\jdk1.4 maka pada Windows 98 Anda cukup menambahkan baris perintah SET PATH=C:\jdk1.4\bin pada file autoexec.bat Anda. Untuk Windows NT/2000/XP Anda cukup menambahkan direktori C:\jdk1.4\bin pada variabel path di System Environment. Caranya: klik kanan ikon My Computer, pilih Properties. Kemudian pilih tab Advanced. Lalu klik tombol Environment Variables, cari variabel path, kemudian tambahkan path direktori JDK Anda ke dalam variabel tersebut. Untuk Linux, tambahkan baris perintah SET CLASSPATH=(direktori jdk Anda) ke file profile Anda. Untuk mencoba JDK, ketikkan perintah java dan javac pada shell prompt (atau DOS Command Prompt). Jika perintah tersebut sudah dikenali maka program java atau javac akan menampilkan sintaks penggunaan. Untuk kemudahan dan berbagai fasilitas tambahan Anda dapat menggunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk bahasa Java seperti Visual Café dari Symantec atau JBuilder dari Borland.
Urutan langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk membuat sebuah program Java sederhana adalah:
  1. Membuat source code program dengan editor teks apapun. Ingat, file tersebut harus berekstensi .java dan case sensitive.
  2. Mengkompile source code dengan perintah javac. Misalnya: javac HelloWorld.java. Jika berhasil, hasilnya adalah file bytecode berakhiran .class.
  3. Mengeksekusi bytecode dengan perintah java. Parameter dari perintah ini adalah nama file hasil kompilasi tanpa ekstensi .class. Contoh: java HelloWorld.

Source Code

Berikut kode untuk HelloWorld.java:
public class HelloWorld
{
    public static void main(String[] args) 
    {
        System.out.println("Apa Kabar Dunia?");
    }
}
Dan ini sebuah contoh lain, yaitu applet sederhana untuk menampilkan teks di applet. Sebutlah file ini bernama HelloWorldApplet.java:
import java.awt.Graphics;

public class HelloWorldApplet extends java.applet.Applet
{
    public void paint(Graphics g) 
    {
        g.drawString("Apa Kabar Dunia?", 5, 25);
    }
}
Secara gamblang dapat diperhatikan bahwa struktur kedua program sangat mirip, dan hanya berbeda dalam konteks eksekusi. Kedua program ini akan dibahas lebih lanjut setelah kita membahas cara mengkompile dan mengeksekusi program tersebut.
Perlu diingat bahwa bahasa Java bersifat case sensitive, sehingga Anda harus memperhatikan penggunaan huruf besar dan kecil. Selain itu penulisan source code program tidak harus memperhatikan bentuk tertentu, sehingga Anda bisa saja menuliskan semua baris source code tersebut dalam satu baris asal Anda tidak lupa membubuhkan tanda titik koma (;), atau menuliskan tiap kata dalam satu baris tersendiri. Namun dianjurkan Anda mengikuti layout seperti pada contoh agar program Anda mudah dibaca dan dimengerti.

Kompilasi

Setelah kedua file disave dengan nama HelloWorld.java dan HelloWorldApplet.java, kita akan mengkompile kedua program tersebut dengan perintah:
prompt> javac HelloWorld.java
prompt> javac HelloWorldApplet.java
Perlu diperhatikan bahwa direktori aktif Anda saat ini adalah direktori tempat Anda meletakkan file-file program tersebut. Anda tetap dapat mengkompile program Anda dari direktori berbeda dengan perintah:
prompt> javac (direktori program)/namafile.java
Setelah perintah ini selesai, Anda akan melihat bahwa telah tercipta dua buah file .class, yaitu bytecode hasil kompilasi source code kita.

Sintaks Program

Sekarang kita akan mencoba membahas elemen-elemen dalam kedua source code tersebut.
Pada awal Listing 2 kita menemukan perintah import. Pada tahap awal ini Anda perlu mengetahui bahwa pernyataan tersebut hanya berfungsi mempermudah penulisan metode atau dalam bahasa pemrograman lain disebut prosedur atau fungsi. Jadi Anda hanya perlu menulis Graphics sebagai pengganti java.awt.Graphics, karena kita telah mengimpor java.awt.Graphics.
Kemudian di masing-masing listing terdapat pernyataan public class. Pernyataan ini adalah pernyataan pembuka sebuah kelas. Kelas sendiri digunakan untuk menciptakan objek. Ingat bahwa Java berorientasi objek. Kata public di depannya berfungsi agar kelas tersebut dapat diakses oleh semua program lain. Untuk saat ini anggaplah objek sebagai suatu item yang dapat dimanipulasi oleh sebuah program. Dalam Listing 2 terdapat tambahan kata extends. Hal ini berarti kelas yang kita buat akan mewarisi sifat-sifat dari kelas yang kita extends. Dengan kata lain kita menjadikan kelas yang kita extends sebagai himpunan bagian dari kelas kita buat.
Kemudian kita menemukan baris pernyataan public static void main(String[] args) dan public void paint(Graphics g). Keduanya adalah pernyataan pembuka sebuah metode. Metode sendiri adalah kumpulan pernyataan untuk melakukan suatu tugas tertentu dalam kelas. Keduanya sebenarnya mempunyai fungsi yang sama namun dalam konteks yang berbeda. Dalam setiap aplikasi harus ada sebuah metode yang bernama main yang akan dieksekusi pertama kali saat program tersebut dieksekusi. Sementara dalam applet, metode yang pertama kali akan dieksekusi ketika applet diload adalah paint. Kata public di depannya mempunyai fungsi yang sama dengan kata public yang ada di depan baris permulaan kelas. Namun nantinya Anda akan menemukan juga bentuk lain seperti private dan protect yang akan kita bahas nanti.
Pada Listing 1 terdapat kata static pada pernyataan pembuka metode main. Hal ini berarti metode main tidak mengubah atau menggunakan objek yang diciptakan oleh kelas tersebut, sehingga dapat dikatakan berdiri sendiri dan tidak terikat dengan objek. Dalam metode main dalam aplikasi, parameternya adalah selalu String[] args, di mana args hanyalah sebuah nama dari objek array dari String. Array ini nantinya akan berisi parameter-parameter yang diberikan user sebagai argumen command line. Sementara Anda tidak perlu mengerti mengenai parameter tersebut, cukup diingat bahwa bentuk metode main harus selalu demikian.
Kemudian di dalam kedua metode pada kedua listing tersebut, kita menemukan sebuah pernyataan. Anda tentu dapat saja meletakkan lebih dari satu pernyataan dalam sebuah metode. Setiap pernyataan dalam sebuah metode dipisahkan oleh titik koma dan akan dieksekusi satu persatu. Kedua pernyataan pada listing ternyata memanggil sebuah metode lain yaitu metode println dan paint. Tentunya dapat Anda perhatikan bahwa untuk memanggil sebuah metode diperlukan tiga komponen yaitu:
  1. Objek yang ingin kita pakai. Dalam hal ini objek System.out dan Graphics g.
  2. Nama metode yang ingin kita pakai. Dalam hal ini println dan paint.
  3. Sepasang tanda kurung yang berisi informasi tambahan yang diperlukan oleh metode yang dipanggil, yaitu parameter.
Dalam Listing 1, pernyataan System.out.println("Apa Kabar Dunia?"); berarti carilah objek out dalam kelas System kemudian panggil metode println dari objek out dengan parameter berupa string "Apa Kabar Dunia?". Sedang dalam Listing 2, pernyataan g.drawString("Apa Kabar Dunia?", 5, 25); berarti carilah objek g kemudian panggil metode drawString pada objek g dengan parameter "Apa Kabar Dunia?”, 5, 25);.

Eksekusi

Setelah selesai membahas sintaks dasar Java dalam kedua listing, selanjutnya kita akan mencoba mengeksekusi kedua program ini. Untuk program pertama yang berupa aplikasi biasa, kita tinggal mengetikkan perintah java HelloWorld pada prompt dan pesan Apa Kabar Dunia? akan tampil di layar (atau mungkin di tempat lain, bergantung sistem operasi Anda). Sedangkan untuk applet kita mesti membuat sebuah file HTML sebagai pembungkus—atau pemanggilnya. Berikut diberikan contoh file HTML untuk membungkus applet yang kita buat.
<HTML>
  <HEAD>
    <TITLE>Coba Applet</TITLE>
  </HEAD>
  <BODY>
    <APPLET CODE="HelloWorldApplet.class" WIDTH=150 HEIGHT=25>
    </APPLET>
  </BODY>
</HTML>
Beri nama helloword.html dan simpanlah di direktori yang sama dengan lokasi file-file .java dan .class sebelumnya. Untuk mengeksekusi applet kita cukup membuka file HTML tersebut di browser yang Java-enabled atau mengetikkan perintah appletviewer namafile.html di prompt.
Read more
 

Simple Design by Insight © 2009